Makanan

Buah untuk Penderita Diabetes: Pilihan dan Porsi

4 menit baca

Aplikasi Glucoly — perkiraan HbA1c, catatan gula darah, analisis pribadi, dan laporan PDF

Buah apa yang baik untuk penderita diabetes dan berapa porsinya? Pilihan buah lokal, buah yang lebih manis, kapan sebaiknya dimakan, dan mengapa jus perlu dihindari.

Penderita diabetes tetap dianjurkan makan buah, karena buah menyumbang serat, vitamin, dan mineral. Yang perlu diatur adalah bentuk dan porsinya: pilih buah utuh, bukan jus, buah kalengan bersirup, manisan, atau buah kering, dan makan sekitar satu porsi kecil setiap kali. Buah yang lebih manis, seperti mangga matang atau durian, tetap boleh, tetapi dalam jumlah lebih sedikit.

Mengapa buah utuh lebih baik daripada jus

Gula di dalam buah utuh terbungkus serat. Serat ini memperlambat pencernaan, sehingga gula masuk ke darah lebih pelan dan Anda lebih cepat kenyang. Saat buah dijus atau diblender lalu disaring, sebagian besar serat hilang, dan satu gelas jus biasanya berasal dari beberapa buah sekaligus. Akibatnya, gula darah naik lebih cepat dan lebih tinggi daripada bila Anda makan satu buah utuh.

Olahan buah berikut sebaiknya dibatasi atau dihindari:

  • Jus buah, termasuk jus kemasan dan jus segar yang ditambah gula atau susu kental manis
  • Buah kalengan dalam sirup, es buah, dan sop buah bersirup
  • Manisan buah dan buah kering seperti kurma, kismis, atau mangga kering, karena gulanya pekat dalam porsi kecil
  • Rujak dengan bumbu gula merah yang kental dan banyak; minta bumbunya sedikit atau terpisah

Berapa porsi buah yang dianjurkan

Pedoman Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan membagi piring makan menjadi dua: setengah piring untuk makanan pokok dan lauk pauk, setengah lagi untuk sayur dan buah. Dari bagian sayur dan buah itu, buah mengambil sekitar sepertiganya, sedangkan sayur sisanya. Artinya, buah adalah pelengkap, bukan pengganti sayur.

Sebagai patokan kasar, satu porsi buah kira-kira sebesar satu buah berukuran sedang, misalnya satu apel atau satu jeruk, atau satu mangkuk kecil potongan buah. Angka ini hanya perkiraan. Jumlah porsi per hari bergantung pada kebutuhan kalori, berat badan, obat yang dipakai, dan target gula darah Anda, jadi tanyakan kepada ahli gizi atau dokter di Puskesmas atau rumah sakit.

Pilihan buah lokal untuk penderita diabetes

Buah lokal berikut umumnya lebih aman untuk dimakan sehari-hari, asalkan porsinya dijaga:

  • Jambu biji: kaya serat dan vitamin C
  • Pepaya: boleh, tetapi ambil potongan kecil karena mudah dimakan berlebihan
  • Apel dan pir, dimakan bersama kulitnya
  • Jeruk: makan buahnya, bukan diperas menjadi air jeruk
  • Salak, buah naga, dan belimbing (lihat peringatan di bawah untuk penyakit ginjal)

Buah yang lebih manis tidak harus dihindari sama sekali, tetapi ambil porsi yang lebih kecil dan jangan menambah buah lain di waktu yang sama:

  • Mangga matang, terutama jenis yang sangat manis
  • Durian dan nangka
  • Rambutan dan lengkeng, karena mudah termakan banyak sekaligus
  • Sawo
  • Pisang yang sudah sangat matang

Peringatan belimbing bagi penderita penyakit ginjal

Penyakit ginjal kronis adalah komplikasi diabetes yang sering terjadi, dan banyak orang belum tahu fungsi ginjalnya sudah menurun. Belimbing mengandung zat yang biasanya dibuang oleh ginjal. Bila ginjal tidak bekerja dengan baik, zat ini menumpuk dan bisa menyebabkan keracunan, dengan gejala seperti cegukan terus-menerus, muntah, kebingungan, hingga kejang. Bila Anda memiliki penyakit ginjal atau sedang cuci darah, jangan makan belimbing atau minum jusnya. Bila muncul gejala tersebut setelah makan belimbing, segera ke IGD terdekat atau hubungi 119.

Kapan sebaiknya makan buah

  • Makan buah sebagai bagian dari makan utama atau selingan terjadwal, jangan banyak sekaligus
  • Bila dimakan sebagai camilan, padukan dengan protein atau lemak sehat, misalnya segenggam kacang tanpa garam atau yogurt tawar
  • Bagi porsi buah ke beberapa waktu makan, jangan dihabiskan sekaligus
  • Bila makan buah yang manis, kurangi sedikit nasi atau makanan pokok lain di waktu makan itu

Ada satu keadaan ketika jus justru berguna: saat gula darah turun terlalu rendah. Jus buah atau minuman manis cepat menaikkan gula darah, sehingga dipakai untuk mengatasi hipoglikemia. Baca langkah-langkahnya di artikel gejala dan penanganan hipoglikemia.

Periksa gula darah setelah makan buah

Respons setiap orang terhadap buah berbeda. Cara paling jelas adalah memeriksa gula darah sebelum makan dan 2 jam setelah mulai makan, lalu membandingkan beberapa jenis buah dalam porsi yang sama. Bagi banyak penyandang diabetes, target 2 jam setelah makan adalah di bawah 180 mg/dL (10,0 mmol/L), tetapi ikuti target yang ditetapkan dokter Anda.

Di Glucoly, Anda bisa menandai hasil gula darah sebagai sebelum atau sesudah makan dan menambahkan catatan tentang buah yang Anda makan, dengan memasukkannya secara manual atau menyinkronkannya dari Apple Health di iPhone. Tren 7 hingga 90 hari membantu Anda melihat polanya. Glucoly gratis diunduh dengan pencatatan tanpa batas; perkiraan HbA1c dan laporan lengkap tersedia di Glucoly Premium.

Unduh Glucoly gratis

Penafian medis: artikel ini hanya untuk informasi dan edukasi, dan tidak menggantikan saran dokter atau ahli gizi. Porsi buah dan target gula darah berbeda untuk setiap orang, terutama bila Anda memiliki penyakit ginjal atau memakai insulin atau obat yang bisa menyebabkan hipoglikemia. Diskusikan dengan tim kesehatan Anda sebelum mengubah pola makan atau pengobatan.

← Kembali ke semua artikel

Buletin mingguan

Tips diabetes setiap minggu lewat email

Tips praktis dan panduan seputar gula darah. Tanpa spam, bisa berhenti berlangganan kapan saja.

Mulai kelola diabetes Anda hari ini

Bergabunglah dengan lebih dari 100.000 orang yang mengelola diabetes dengan lebih cerdas bersama Glucoly. Unduh gratis untuk iOS dan Android.